Oposisi hambat langkah PM Badawi

Oposisi Malaysia gencar menentang kebijakan pemerintahan Perdana Menteri Abdullah Ahmad Badawi. Partai Islam Se-Malaysia atau PAS di Negara Bagian Selangor, Rabu (28/5), melarang institusi Islam mempromosikan konsep Islam Hadhari yang diusung Badawi.

Islam Hadhari adalah konsep yang diperkenalkan Badawi tidak lama setelah menjabat perdana menteri tahun 2003. Konsep itu, salah satunya, mengandung prinsip penguasaan ilmu pengetahuan dan pembangunan ekonomi.

Namun, PAS menilai Badawi mengeksploitasi istilah itu agar pemerintah terlihat lebih progresif demi meningkatkan popularitas di kalangan mayoritas warga Muslim Malaysia. ”Penekanannya adalah pengembangan material, bukan spiritual,” kata Khalil Abdul Samad, salah satu pejabat PAS.

PAS menyatakan, konsep Badawi itu menghilangkan sisi spiritualisme dan memberikan perspektif yang tidak imbang dalam rangka pembangunan ekonomi. Karena itu, PAS memutuskan untuk melarang khotbah, lokakarya, dan aktivitas lain yang memublikasikan konsep tersebut.

”Konsep itu adalah pendekatan yang dangkal dan tak masuk akal untuk membenarkan kebijakan pemerintah yang menekankan pertumbuhan ekonomi dengan menghalalkan segala cara,” kata Khalil Abdul Samad.

Sikap oposisi ini merupakan isyarat terkini bagaimana aliansi oposisi menyingkirkan kebijakan dan proyek koalisi berkuasa Barisan Nasional setelah berhasil menguasai lima negara bagian pada pemilu parlemen 8 Maret.

Pemerintah negara bagian di Malaysia memiliki kewenangan mengatur isu-isu religius sehingga pemerintah federal yang dipimpin Badawi tak bisa serta- merta menghalangi larangan di Selangor.

Namun, Barisan Nasional tidak tinggal diam dan mengecam langkah PAS. ”Itu adalah opini mereka. Kami memiliki pendapat berbeda,” kata Wakil Perdana Menteri Najib Razak, seperti dikutip surat kabar Berita Harian.

”Mereka ingin memolitisasi Islam Hadhari, tetapi kenyataannya konsep itu adalah konsep yang membawa makna bagi Islam dari perspektif yang beradab,” ujar Najib.

Belum jelas apakah langkah PAS didukung dua partai oposisi lain yang tergabung dalam Pakta Rakyat, yaitu Partai Kekuatan Rakyat (PKR) dan Partai Aksi Demokratik (DAP). Sejauh ini, kedua partai itu tidak secara terbuka menyatakan penolakan.

Oposisi Malaysia semakin solid setelah membentuk koalisi menyusul perolehan 82 kursi di parlemen dalam pemilu lalu dan menyebabkan Barisan Nasional kehilangan mayoritas mutlak. Ini merupakan kemenangan terbesar oposisi selama Barisan Nasional berkuasa sejak tahun 1957.

Selain menguasai lebih sepertiga kursi parlemen, oposisi juga menguasai lima negara bagian, yaitu Kedah, Perak, Kelantan, Penang, dan Selangor. Belum jelas apakah negara bagian lain mengikuti langkah Selangor melarang Islam Hadhari. (KOMPAS)

Advertisements

Mahathir Mohamad: Kesetiaan kepada UMNO

1. Saya kurang faham dakwaan pemimpin-pemimpin tertentu UMNO bahawa mengkritik atau mendesak Presiden UMNO berhenti bermakna tidak setia kepada UMNO.

2. Tun Razak dan beberapa pemimpin UMNO yang lain telah tidak bersetuju dengan yang di Pertua UMNO Dato Onn Jaafar berkenaan dengan cadangannya untuk buka UMNO kepada semua kaum sehingga Dato Onn terpaksa undur.

3. Apakah sikap dan perbuatan Tun Razak dan rakan-rakannya ketika itu bermakna mereka tidak sayang dan tidak setia kepada UMNO?

4 Pada 1969-71 Tun Razak dan lain-lain pemimpin UMNO secara tidak langsung tidak bersetuju dengan kepimpinan Tunku Abdul Rahman dan Tunku telah undur diri.

5. Apakah Tun Razak kerana menolak kepimpinan Tunku, iaitu tidak setia kepada Tunku sebagai Presiden UMNO maka dianya tidak setia kepada parti?

6. Pada tahun-tahun 1986-7 [Tun] Musa Hitam, Tengku Razaleigh dan DATO SERI ABDULLAH AHMAD BADAWI bertindak untuk menjatuhkan saya sebagai Presiden UMNO. Mereka jelas tidak setia kepada saya.

7. Apakah saya tuduh mereka tidak setia kepada parti? Apakah mereka dilarang berjumpa ahli-ahli UMNO? Apakah mereka ditegah berkempen untuk memburukkan nama saya, tidak undi saya? Apakah tentangan terhadap saya dianggap oleh saya dan oleh mereka sebagai tidak setia ada parti?

8. Sepatutnya setelah Dato Seri Abdullah kalah dia tidak diterima masuk UMNO Baru kerana tidak setia kepada saya.

9. Tetapi dia diterima masuk dan dibenar bertanding jawatan ahli Majlis Tertinggi dan kemudian Naib Presiden.

10. Jika saya pegang kepada tafsiran sesiapa yang tidak setia kepada saya tidak setia kepada parti, apakah akan saya lantik sekali lagi Dato Seri Abdullah sebagai Menteri dan kemudian sebagai Timbalan Perdana Menteri, dan seterusnya.

11. Saya tak suruh ahli UMNO sokong apa yang saya lakukan.

12. Tetapi fikirkanlah akan kewajaran dakwaan sesiapa yang tidak setia kepada Dato Seri Abdullah adalah tidak setia kepada parti UMNO.

13. Apakah UMNO adalah Dato Seri Abdullah Ahmad Badawi dan Dato Seri Abdullah Ahmad Badawi adalah UMNO?

14. Jika Abdullah Ahmad Badawi dengan UMNO adalah sama dan satu, maka parti ini bukan lagi UMNO. Apa perlunya saya jadi ahli dalam parti Abdullah Ahmad Badawi?

15. Hanya mereka yang berkepentingan sahaja yang menyebar dan mendokong konsep UMNO adalah Dato Seri Abdullah dan tanpa kesetiaan kepada Dato Seri Abdullah maka ahli tidak setia kepada UMNO.