Popularitas Presiden SBY turun

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono , SBY, yang sangat peduli kepada popularitasnya sehingga beliau disebut-sebut rajin tebar peson tengah gunadah. Pasalnya data yang disampilkan beberapa lembaga survei menyebutkan popularitas pemimpin tertinggi Republik Indonesia itu terus merosot.

Umar S. Bakry, direktur Eksekutif LSN menyatakan bahwa pada bulan Januari lepas, tingkat dukungan kepada Susilo bambang Yudhoyono masih 25,2 persen. tetapi mendekati pertengahan tahun ini, popularitas poresiden yang gemar menyanyi dan mencipta lagu itu merosot hingga di bawah 20 persen.

Apakah hal itu terkait dengan kebijakan pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) atau tidak, penurunan popularitas itu masih perlu disurvei lebih lanjut. ”Yang jelas, dari hasil survei Lembaga Survei Nasional (LSN) pada Mei 2008 ini, popularitas SBY terjun hingga di bawah 20 persen,” ungkap Umar S. Bakry.

”Memang penurunan terjadi tepat pada saat pemerintah mengumumkan rencana kenaikan harga BBM, tingkat popularitas Presiden jatuh hingga ke angka 16,4” katanya.

Bahkan untuk pertama kalinya, pada Mei 2008, popularitas SBY diungguli Megawati Soekarnoputri. Saat pertanyaan diajukan kepada responden, jika pemilu dilaksanakan pada Mei 2008, 16,7 persen akan memilih Megawati. SBY berada pada posisi kedua dengan 16,4 persen. ”Ini adalah kali pertama setelah SBY berkuasa selama empat tahun,” tandasnya.

Tentu saja hasil survei ini bukanlah indikator yang akurat untuk meramalkan siapa bakan memenangi pemilihan presiden langsung 2009 nanti. Waktu masih panjang. Presiden Susilo masih mempunyai cukup banyak waktu untuk mendongkrak popularitasnya, misalnya, dengan mengatasi krisis sosial, ekonomi dan politik akibat kebijakannya yang tidak populis menaikkan harga BBM.

Tetapi kalau beliau hanya asyik menyanyi dan memperkenalkan lagu baru, meskipun dinyanyikan oleh orang lain, seperti pada peringatan 100 tahun Kebangkitan Nasional, popularitasnya lambat atau cepat akan dilibas oleh calon presiden lainnya. Bukan hanya Megawati, calon potensial lainnya terus meroketkan namanya sebagai calon pengganti presiden yang pada 2009 nanti. Ada Sri Sultan Hamengkubuwono X, ada Wiranto, ada pula Sutiyoso, dan beberapa calon lain yang tengah menggalang kekuatan.

Masalahnya, apakah rakyat masih cukup sabar menghadapi kesulitan hidup yang kian menghimpit?

1 Comment

  1. yang kaya makin makmur, yang miskin makin ditelantarkan.
    wahai tuhan ampunillah dosa kami. sehingga kami dapat sanggup melewati riintanngan berat ini..

    amin


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s