UMNO Johor desak PM Badawi mundur

Sejumlah petinggi Organisasi Nasional Melayu Bersatu atau UMNO di batu pahat, Johor, mendesak Perdana Menteri Malaysia Abdullah Badawi mundur sebelum desember 2008. Mereka juga memperinghatkan, badawi akan kalah juka tetap berkeras mencalonkan diri pada pemilihan presiden UMNO.

“Ini keinginan rakyat. Dalam rapat, banyak orang menyuarakan kekecewaan mereka terhadap kepemimpinan Badawi dan sepakat bahwa perubahan sangat diuperlukan untuk menyelamatkan partai,” kata Puad Zarkashi, Kepala bagian informasi UMNO Johor, seperti dikutip News Sunday Times, Minggu (27/4)

Desakan UMNO Batu pahat merupakan desakan terkini agar Badawi mundur. Sejak Koalisi Barisan nasional yang dipimpin UMNO kehilangan mayoritas kursi di parlemen pada pilihan raya umum 8 Maret, Badawi terus didesak meletakkan jabatan.

Putra mantan PM Mhahthir Mohamad, Mukhriz Mahathir, mengatakan, Badawi harus segera mundur untuk menghindari perpecahan lebih jauh di tubuh UMNO. “Mundurnya Badawi memungkinkan partai mengatur barisan dan mengklaim kembali kebanggaan politik yang hancur akibat PRU Maret,” kata Mukhriz.

Badawi berkerasmemegang jabatannya dan tak akan mundur dalam waktu dekat. ia menyatakan akan maju kembali dalam pemilihan presiden UMNO, Desember. secara tradisional, presiden UMNO menjabat PM.

Berdasarkan jajak pendapat oleh pusat Penelitian Opini Mredeka, dukungan rakyat Malaysia terhadap Badawi menurun. pada Maret 2008, hanya 53% responden yang mendukung kepemimpinan Badawi, turun 8 poin dari dukungan pada Desember 2007 (63%).

KOMPAS

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s